Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Keagamaan

Palestina Sambut Gembira Pengakuan Kemerdekaan oleh Swedia

Ramallah, NU Online Keputusan Swedia untuk mengakui Palestina sebagai negara adalah tindakan "berani," kata juru runding senior Palestina Saeb Erakat pada Jumat. Erakat juga mendesak negara-negara anggota Uni Eropa lain untuk mengikuti langkah Swedia. "Kami menyambut baik pengumuman yang disampaikan oleh perdana menteri Swedia," kata Saeb Erakat di ibu kota administratif Tepi Barat, Ramallah. "Kami berharap semua negara anggota Uni Eropa juga akan mengambil keputusan yang berani ini...karena tidak ada alasan untuk tidak mengakui negara Palestina," kata Erakat. Sementara itu Nabil Abu Rudeina, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan "telah tiba waktunya bagi seluruh dunia untuk mengakui Palestina sebagai negara."

KH. Abdul Wahab Chasbullah Award 2014

Dalam rangka meneladani kiprah dan perjuangan pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah, keluarga besar almaghfurlah mempersembahkan KH A Wahab Chasbullah Award 2014. Penghargaan ini akan diberikan kepada sosok yang memiliki karakteristik kepeloporan sebagaimana sosok Kiai Wahab. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian acara Haul KH A Wahab Chasbullah ke-43. Berikut ini ketentuannya:

Kang Said Sandingkan Agama dan Nasionalisme

Jakarta,  NU Online Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj sangat getol menyuarakan pandangan bahwa agama (keislaman) dan nasionalisme harus disandingkan. Pandangan tersebut sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga ia berhak menerima penghargaan sebagai “Tokoh Perubahan 2012”. 

Militan ISIS Hancurkan Makam Nabi Yunus 'Alayhissalam

Muslimedianews.com, Mosul ~ Kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah menghancurkan makam Nabi Yunus di Kota Mosul bagian Utara, Irak. Seorang sumber keamanan di lokasi menuturkan kelompok ISIS telah menguasai masjid di kawasan makam Nabi Yunus. Mereka kemudian mengunci semua pintu rumah ibadah itu dan melarang pengunjung masuk.

Kapolda Metro Jaya Melarang Takbir Keliling Di Jakarta

Muslimedianews.com, Jakarta ~ Kapolda Metro Jaya Irjen Dwi Priyatno melarang masyarakat untuk melakukan takbir keliling. Khususnya bagi mereka yang naik di atap mobil atau berkeliling dengan mobil bak terbuka dengan memukul beduk. Dwi menegaskan, Polisi tidak segan-segan menindak masyarakat yang masih memaksakan untuk takbir dan naik diatap mobil. 

Orang-Orang ini yang Bisa Kalahkan Israel

Jakarta, NU Online Pengasuh Pesantren Raksa Sarakan Garut, Jawa Barat KH Usep Romli HM menyebutkan orang-orang yang akan mampu mengalahkan Zionis Israel. Menurut dia, hal itu sudah ada dalam Al-Quran Surat Al-Isra. Menurut Usep dalam surat itu, terutama aya 5, Allah mengatakan,“ Ibadalana uliy ba’sin syadid” , yaitu hamba-hamba Kami (Allah SWT), yang memiliki fisik kuat, mental sehat, dan intelektual hebat. Tapi, menurut kiai yang produktif menulis novel, humor, sajak, esai dan novel ini, Zionis Israel telah lebih dulu waspada. Mereka segera menerapkan strategi pencegahan, agar generasi yang akan mengalahkan mereka, tidak lahir segera. “Mereka giring generasi muda Islam agar pisiknya lemah karena sering bagadang malam di tempat-tempat hiburan, mentalnya sakit (dicekoki film-film porno, musik-,musik bersyair kelas kambing, otaknya bodoh dijauhkan dari perpustakaan, majelis ilmu,” katanya melalui akun Facebooknya. Mantan aktivis GP Ansor dan IPNU Garut ini menambahkan, keti...

Iwan Fals Kagumi Gus Mus

Diam- diam Iwan Fals mengagumi sejumlah tokoh NU. Legenda musik Indonesia tersebut ternyata paham benar karakter para tokoh NU. Salah satunya adalah yang dikenal nyentrik namun berwibawa. Tokoh tersebut tak lain adalah KH Mustofa Bisri, kiai sekaligus budayawan yang  kini dipercaya sebagai Wakil Rais Aam PBNU. Kekaguman Iwan terhadap Gus Mus itu ia sampaikan disela-sela diskusi bersama Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di kediamannya di Desa Leuwinanggung No.19 RT 01/RW02, Cimanggis, Depok. "Bang Iwan merasa kagum terhadap Gus Mus karena selain penguasaan agamanya yang mendalam, Gus Mus lihai seni kaligrafi, piawai membuat puisi sekaligus bersyair, dan humoris," demikian kata Mustasyar PCINU Taiwan Nabil Haroen. Demikian dilansir NU online. Meski secara fisik keduanya jarang bertemu, lanjut Nabil, namun melalui sebuah karya tampaknya sudah cukup untuk menyatukan jiwa mereka. "Secara fisik, saya tidak dekat dengan KH Mustofa Bisri (Gus ...

Dahlan Iskan: Jadi Santri Tak Perlu Minder, Saya Juga Santri

Jember, NU Online Santri tidak perlu berkecil hati dalam menghadapi persiangan di luar. Sebab, santri mempunyai potensi untuk maju asal ada kemauan. Demikian dikemukakan Dahlan Iskan dalam acara silaturrahmi dengan para santri dan kiai di pondok pesantren Nuris, Antirogo, Jember, Jawa Timur.

Haul ke-114 Kiai Sholeh Darat Digelar Awal Agustus

Semarang, NU Online Haul ke-114 waliyullah KH Sholeh Darat akan dipusatkan di masjid yang terletak di Jalan Kakap Darat Tirtor 212 Semarang Utara atau utara stasiun Poncol pada Ahad 10 Agustus 2014 mulai jam 08.00 WIB. Rais Am PBNU KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dijadwalkan akan hadir pada acara haul maha mahaguru ulama Nusantara itu.

Banyak Fatwa Jelang Pilpres, Gus Mus: Sedang Musim Lebay

Jakarta, NU Online Mendekati pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden atau Pilpres 9 Juli 2014 mendatang, para tim sukses pemenangan dua calon yang berkompetisi menggunaan segala macam cara untuk meraih dukungan, termasuk dengan mengeluarkan fatwa atas nama kiai atau tokoh agama tertentu untuk memilih atau tidak memilih calon tertentu.

Tentang Zakat Fitrah

Zakat fitrah berbeda dengan zakat harta benda. Karena zakat fitrah merupakan satu rangkaian yang tidak terpisahkan dengan ibadah puasa Ramadhan. Bila ibadah puasa berfungsi untuk mensucikan diri dan jiwa seorang muslim, maka zakat fitrah berfungsi mensucikan harta mereka dari segala kotoran yang selama ini terkumpul ketika bermuamalah dengan sesama manusia. Mengenai hal ini Rasulullah saw menggambarkan dalam haditsnya:

Sayyidina Ali Pernah Peringatkan, Waspadai Kelompok Ini!

Solo, NU Online Kemunculan kelompok ekstrem seperti ISIS (the Islamic State of Iraq and Syria), Al Nusro dan lain-lain, sudah diprediksi kedatangannya oleh sahabat Ali bin Abi Thalib. Menurut pengasuh Majelis ‘Bismillah’ MWCNU Pasarkliwon Surakarta, Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi, 1.400 tahun silam, Imam Ali telah mengingatkan akan datangnya gerombolan bengis yang akan mengibarkan panji-panji hitam yang menyerupai panji-panji hitam Imam Mahdi.

Quraish Shihab Klarifikasi Tuduhan Syiah

Jakarta, NU Online Pakar Tafsir Al-Qur’an Indonesia KH Prof. Dr. M. Quraish Shihab mengklarifikasi tuduhan bahwa dirinya bagian dari faham Syi’ah. Klarifikasi dikemukakan melalui quraishshihab.com dengan judul "Tentang Tayangan Tafsir al-Mishbah 12 Juli 2014".

Ini Pesan Gus Mus untuk Pilpres 9 Juli 2014

Rembang, NU Online Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A. Mustofa Bisri menyampaikan pesan khusus untuk masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan hajat pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli 2014. Pesan suara berdurasi 3 menit 29 detik itu diunggah di situs youtube.com diiringi lagu "Padamu Negeri". Pesan diunggah oleh Radio Mataair yang bertajuk “Pesan Gus Mus Untuk Pilpres 9 Juli 2014”. Ini linknya http://www.youtube.com/watch?v=hxhkPqEC3Wk dan berikut ini pesannya:

Pernyataan Gus Mus soal Konflik Palestina-Israel

Rembang, NU Online Serangan brutal Israel yang menewaskan ratusan rakyat sipil Palestina telah mengundang simpati banyak pihak. Kecaman demi kecaman datang dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia. Sebagian umat Islam di Tanah Air bahkan menuding konflik ini bernuansa sentimen agama.

Lirik Qosidah Syi'ir Nur Muhammad

※ Lirik Qosidah «Syi'ir Nur Muhammad» ※ Shollallaahu 'Alaa Muhammad Shollallaahu 'Alaihi Wa Sallam. Shollallaahu 'Alaa Muhammad Shollallaahu 'Alaihi Wa Sallam. Hadits Nabi telah tertera Ketika Jabir bertanya Awal apa Allah cipta Ya Nabiyyullah Muhammad

NABI SULAIMAN, SEMUT DAN REJEKI CACING BUTA

NABI SULAIMAN, SEMUT DAN REJEKI CACING BUTA Pada suatu hari Nabi Sulaiman a.s. duduk di pinggir danau. Sejurus kemudian, ia melihat seekor semut membawa sebiji gandum. Nabi Sulaiman a.s. terus memperhatikan semut itu, yang tengah menuju ke tepi danau. Tiba-tiba ada seekor katak yang keluar dari dalam air seraya membuka mulutnya. Entah bagaimana prosesnya, semut itu kemudian masuk ke dalam mulut katak. Kemudian, katak itu pun menyelam ke dasar danau dalam waktu yang cukup lama . Sementara Nabi Sulaiman a.s. memikirkan peristiwa barusan, katak tersebut keluar dari dalam air dan membuka mulutnya. Lalu semut itu keluar, sementara sebiji gandum yang dibawanya sudah tidak ada lagi bersamanya. Nabi Sulaiman a.s. memanggil semut itu dan menanyakan kepadanya tentang apa yang dilakukan barusan, ”Wahai semut, apa yang kamu lakukan selama berada di mulut katak?” ”Wahai Nabiyullah, sesungguhnya di dalam danau ini terdapat sebuah batu yang cekung berongga, dan di dalam ce...